Selamat sore, engkau!
Ku dengar dari ibuku, beberapa petang menjelang Natal engkau menghilang tanpa bilang-bilang. Hingga sekarang, kau tak pernah datang. Ini kali kedua engkau pergi. Mengapakah engkau lari? Ke manakah engkau membawa diri? Adakah paru-parumu berasimilasi? Masihkah nadimu bervibrasi?
Selama engkau pergi, tak ada lagi ramai-ramai tercipta. Semua sunyi. Tak ada nyanyi-nyanyi tengah malam. Tak ada tawa terpingkal-pingkal. Tak ada marah-marah tanpa sebab. Tak ada teriak, 'Dek Mita!'. Teriak yang membuat jantungku bergerak cepat.
Search something?
Tampilkan postingan dengan label Bohong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bohong. Tampilkan semua postingan
Rabu, 11 Februari 2015
Minggu, 05 Oktober 2014
#30HariMenulisPuisi: Hari 3
Jika engkau memerlukan tamparan, sisihkanlah waktumu membaca refleksi puisi hari kedua. Bila engkau telah tertampar, kembali ke sini, maka engkau akan menyeringai :)
Hari Ketiga #30HariMenulisPuisi karena #MenulisPuisiItuSeksi
Hari Ketiga #30HariMenulisPuisi karena #MenulisPuisiItuSeksi
![]() |
Mereka berikrar cinta laut, tapi takut air... -uopoiki- |
Langganan:
Postingan (Atom)