Search something?

Tampilkan postingan dengan label Sabda Sudah Menjadi Daging. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sabda Sudah Menjadi Daging. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Februari 2015

The God of Matchmaker

Dear god of matchmaker,

Last week, on Tuesday twenty seventh of January, for the first time I visited the Taiwanese Buddhist temple of yours. It is not too big enough, but the character of Forever Love is clearly written in the wall behind you. You know, I smiled and whispered to my heart, 'I finally found you. Here in Tainan, not in Hscinchu as I planned before.'

I remember your long beard with a long-term smile. I saw young people came and prayed to you. I believe that they asked your blessing in finding their loved one. They must be single souls who long for being united with their lover soul. Maybe they have been waiting since a long long time, ago.

Sabtu, 04 Oktober 2014

#30HariMenulisPuisi: Hari 2

Inilah hari kedua dari proyek 30 Hari Menulis Puisi karena Menulis Puisi Itu Seksi. Aku berhasil mengumpulkan lima buah puisi. Yang pertama, tentu saja dari aku sendiri. Yang kedua, dari sahabatku kekasihku Manik Uni. Yang ketiga, dari teman seperjuanganku SitaSitoo. Yang keempat, dari pamanku Andre John. Yang kelima, dari matahariku, NikenStar. Dan yang keenam, tentu saja dari Perempuan Sore.

Jika batinmu terusik dengan puisi-puisi seksi pada hari pertama, silakan membacanya di sini. Namun, jika batinmu tak tergoyahkan, mari kita telusuri puisi hari kedua ini.


Hari Kedua #30HariMenulisPuisi karena #MenulisPuisiItuSeksi


Bila Allah tak memilihmu menjadi manusia-Nya... -uopoiki-