Search something?

Selasa, 07 Oktober 2014

#30HariMenulisPuisi: Hari 5

Bagaimana rasanya bergumul dengan kenangan? Beragam, bermacam-macam, beraneka bayangan remuk redam di tiap sudut budi dan hati. Dan, apakah kau sudah menjawab pertanyaan-pertanyaan ini?

Tak usah lah kau jawab, karena sekarang saatnya mencari tanya...



Yakinlah bahwa hidup selalu ada selamanya... -uopoiki-

Senin, 06 Oktober 2014

#30HariMenulisPuisi: Hari 4

Apa kabar? Masihkah tekun menulis dan berefleksi lewat puisi? Kalau kau ingin tahu apa itu bohong, luangkan waktumu untuk membaca kebohongan di sini.

Semoga kau tidak berbohong, bahwa semua tulisan itu adalah kebohongan. Bagaimanapun juga, lanjutkan langkahmu, dan bersenang-senanglah di sini.


Hari Keempat #30HariMenulisPuisi karena #MenulisPuisiItuSeksi


Bahwa aku merindu tanah air... -uopoiki-


Minggu, 05 Oktober 2014

#30HariMenulisPuisi: Hari 3

Jika engkau memerlukan tamparan, sisihkanlah waktumu membaca refleksi puisi hari kedua. Bila engkau telah tertampar, kembali ke sini, maka engkau akan menyeringai :)


Hari Ketiga #30HariMenulisPuisi karena #MenulisPuisiItuSeksi


Mereka berikrar cinta laut, tapi takut air... -uopoiki-

Sabtu, 04 Oktober 2014

#30HariMenulisPuisi: Hari 2

Inilah hari kedua dari proyek 30 Hari Menulis Puisi karena Menulis Puisi Itu Seksi. Aku berhasil mengumpulkan lima buah puisi. Yang pertama, tentu saja dari aku sendiri. Yang kedua, dari sahabatku kekasihku Manik Uni. Yang ketiga, dari teman seperjuanganku SitaSitoo. Yang keempat, dari pamanku Andre John. Yang kelima, dari matahariku, NikenStar. Dan yang keenam, tentu saja dari Perempuan Sore.

Jika batinmu terusik dengan puisi-puisi seksi pada hari pertama, silakan membacanya di sini. Namun, jika batinmu tak tergoyahkan, mari kita telusuri puisi hari kedua ini.


Hari Kedua #30HariMenulisPuisi karena #MenulisPuisiItuSeksi


Bila Allah tak memilihmu menjadi manusia-Nya... -uopoiki-

Jumat, 03 Oktober 2014

#30HariMenulisPuisi: Hari 1

Ini adalah sebuah proyek yang seksi untuk menulis dengan tangan.
Bagaimana kisah awalnya? Silakan menelusuri jejaknya yang bertabur bintang di sini :)


Hari Pertama #30HariMenulisPuisi karena #MenulisPuisiItuSeksi


Apakah yang bisa kau ingat dari mengingat? -uopoiki-
Perlukah aku jelaskan sosok terang hatiku, guru kungfuy, penyelidik hati, dan perempuan sore? Tidak.

Rabu, 01 Oktober 2014

#30HariMenulisPuisi: Prakata Panitia :)

Satu hari sebelum #30HariMenulisPuisi...

Ketika malam telah lewat mataku menangkap satu kalimat dari perempuan sore di twitter. Kalimat tantangan. Tantangan untuk membuat proyek. Proyek dengan judul #30HariMenulisPuisi. Mengapa harus menulis puisi? Karena #MenulisPuisiItuSeksi.

Yaa, menulis puisi itu seksi. Seksi karena aku akan menulis menggunakan anugerah terindah dari Allah. Yaitu, menulis dengan tangan. Bukan mengetik di mesin ketik, komputer, atau laptop.

Selasa, 02 September 2014

Lima Tahun Terakhir: Mengagumi (1)

Mengagumi tak sekadar menyenangkan, tapi selalu menggembirakan. Mengagumi sesuatu yang berbeda memang terasa asing pada awalnya, namun kelak hati akan bisa menyesuaikan frekuensi yang berbeda. Mengagumi sesosok idola. Nah inilah kisahku lima tahun terakhir.

Bertahun-tahun sebelumnya aku terbiasa berbinar-binar saat menatap tubuh jangkung melangkah tegap. Atau menahan nafas ketika melirik hidung mancung nan tegak menarik. Juga tersenyum sambil sembunyi-sembunyi tatkala terpikat kulit putih yang kemerahan terbakar mentari.

Siapakah mereka? Mereka yang tak jauh dari sosok setampan Zvonimir Boban, Pangeran Harry dan Arifin Putra yang pose-pose tergantengnya menyemarakkan ruang penyimpanan laptop.