Search something?

Tampilkan postingan dengan label Volunteer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Volunteer. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Februari 2015

Aku dan Buku Untuk Papua

Selamat pagi, rekan-rekan Buku Untuk Papua!

Masihkah ada yang mengingatku? :)

Sudah dua belas bulan berlalu dan kenangan itu terekam selalu. Kesempatan mengenal gerakan merupakan hal mengesankan. Dan, yang lebih istimewa adalah menjadi relawan dan mengajar anak-anak di Biak. Aku sudah menjanjikan untuk menulis kisah, menampilkan foto-foto, dan menayangkan video tentang kegiatanku selama di sana, tapi hingga saat ini aku belum menunaikannya.



Kamis, 12 Februari 2015

Mr. Spice Journey

Hey, Mr. Endro Catur Nugroho! :)

How's life? It must be good and smooth, isn't it?
Or, is it spicy and tasty?

Well, as time goes by, it's been a year since thirteen of February two thousand and four. Today last year, I completed nine-days voluntourism in Biak, Papua. Voluntourism in the name of The Spice Journey in which you incarnated your vision. I think that it's sort of accountable corporate social responsibility on your side, and of pleasant present on mine :)

Selasa, 10 Februari 2015

Voluntourism di Biak, Papua

Hari ini, sepuluh Februari dua ribu empat belas, satu tahun silam, aku sedang bertandang di sebuah ruang yang dindingnya terang benderang. Warna-warni kuning, biru merah khas klub sepakbola Barcelona, terpampang indah mempesona. Di sanalah anak-anak berhimpun dalam dua rumpun kecil. Tak ada yang melamun, semua tekun menyusun balok-balok. Mereka berkompetisi merangkai balok-balok makin tinggi dan serasi agar sesuai ilustrasi.

Rumpun pertama selesai, berteriak ramai merayakan keunggulan. Rumpun kedua belum usai, tapi tak peduli, mereka tetap bergerak. Anak-anak bersorak suka hati, memberi motivasi. Tersisa beberapa balok lagi. Prak! Balok terbanting. Sedetik mereka bergeming. Sedetik kemudian, senyum sudah tersungging. Walau kecewa karena tak bisa menuntaskan tugas, anak-anak itu tetap antusias. Mereka bergegas mengemasi balok-balok itu.